Hi, KIRKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) Bernomor 400.10.2.2/0937/PMD/2026 tentang Larangan Aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI). Surat yang ditandatangani langsung oleh Bupati Tebo Agus Rubiyanto tersebut, ditujukan kepada Sekretaris Daerah, Inspektur, seluruh Camat, Kepala Desa/Lurah, hingga Ketua BPD se Kabupaten Tebo.
Dalam surat edaran itu ditegaskan bahwa seluruh aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) dilarang karena menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari pencemaran lingkungan, kerusakan ekosistem, ancaman terhadap keselamatan kerja, hingga terganggunya kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tebo juga menginstruksikan para Camat, Kepala Desa, Lurah, dan Ketua BPD agar berperan aktif melakukan pengawasan serta segera melaporkan setiap aktivitas PETI kepada aparat yang berwenang.
Selain itu, Surat Edaran tersebut memuat peringatan kepada Kepala Desa, Ketua BPD, perangkat desa, maupun pihak lain yang diduga terlibat, melindungi, atau menjadi pemodal aktivitas PETI.
Mereka dapat diperiksa apabila diduga melanggar Pakta Integritas Jabatan dan berpotensi dikenai sanksi oleh Tim Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Kabupaten Tebo sesuai ketentuan yang berlaku.
Bupati Tebo Agus Rubiyanto saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya atas nama Pemerintah Kabupaten Tebo sudah mengeluarkan Surat Edaran terkait Larangan Aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Tebo.
”Saya minta kepada para Camat, Kepala Desa, Lurah, dan Ketua BPD supaya berperan aktif diwilayahnya untuk melakukan pengawasan, laporkan segera setiap ada aktivitas PETI kepada pihak yang terkait Penertiban PETI. ” tandas Bupati Agus Rubiyanto, pada Kamis (06/08/2026).
